Film House Of The Dragon Serial Prekuel Game of Thrones

House of the Dragon diadaptasi dari buku Fire & Blood karya George R.R. Martin, penulis dari seri novel A Song of Ice and Fire yang menjadi dasar dari Game of Thrones. Buku ini menceritakan tentang 300 tahun sejarah keluarga Targaryen, mulai dari penaklukan Westeros oleh Aegon I Targaryen hingga perang saudara yang disebut sebagai Dance of the Dragons.

Serial ini dibuat oleh Ryan Condal dan Miguel Sapochnik, yang juga menjadi produser eksekutif bersama Martin, Sara Hess, Vince Gerardis, dan Ron Schmidt. Sapochnik juga menyutradarai beberapa episode, termasuk episode pertama dan terakhir. Selain itu, serial ini juga menampilkan kembali musik tema khas Game of Thrones yang digubah oleh Ramin Djawadi.

House of the Dragon akan tayang perdana pada 21 Agustus 2022 di HBO Max, Sky Atlantic, dan layanan streaming Now TV. Serial ini akan memiliki 10 episode untuk musim pertamanya. Lima hari setelah penayangan perdananya, serial ini diperpanjang untuk musim kedua. Sapochnik mengundurkan diri sebagai showrunner setelah musim pertama, meninggalkan Condal sebagai showrunner tunggal untuk musim kedua.

Sinopsis Film House Of The Dragon

House of the Dragon mengambil latar belakang sekitar 150 tahun sebelum peristiwa Game of Thrones. Serial ini berfokus pada konflik dinasti yang terjadi antara dua faksi dari keluarga Targaryen: faksi hijau yang dipimpin oleh Raja Aegon II Targaryen dan faksi hitam yang dipimpin oleh Ratu Rhaenyra Targaryen. Kedua faksi ini bersaing untuk merebut takhta besi setelah kematian Raja Viserys I Targaryen, yang tidak meninggalkan wasiat yang jelas tentang siapa ahli warisnya.

Raja Viserys I Targaryen menikah dua kali. Istri pertamanya, Ratu Aemma Arryn, meninggal saat melahirkan putri mereka, Rhaenyra. Viserys kemudian menikah lagi dengan Alicent Hightower, putri dari Tangan Raja, Otto Hightower. Dari pernikahan ini, Viserys memiliki tiga anak lagi: Aegon, Aemond, dan Helaena. Viserys sangat mencintai Rhaenyra dan menetapkannya sebagai ahli warisnya, meskipun tradisi Westeros lebih mengutamakan anak laki-laki daripada anak perempuan. Viserys juga mengatur pernikahan politik antara Rhaenyra dengan Laenor Velaryon, putra dari Corlys Velaryon, Lord of the Tides dan sekutu terkuat Targaryen. Dari pernikahan ini, Rhaenyra memiliki tiga anak laki-laki: Jacaerys, Lucerys, dan Joffrey.

Baca Juga  Kuota Film Smartfren: Memenuhi Kebutuhan Hiburan Tanpa Batas

Sinopsis Film House Of The Dragon

Namun, pernikahan Rhaenyra dan Laenor tidak bahagia. Laenor lebih tertarik pada pria daripada wanita, dan dikabarkan berselingkuh dengan ksatria favoritnya, Qarl Correy. Rhaenyra juga berselingkuh dengan saudara tiri ayahnya, Daemon Targaryen, yang merupakan pria paling berbahaya di Westeros. Daemon adalah seorang pejuang ulung yang memiliki naga bernama Caraxes. Ia juga memiliki hubungan gelap dengan Mysaria, seorang mantan budak yang menjadi kekasih dan sekutu terpercayanya. Daemon dan Rhaenyra akhirnya menikah secara rahasia setelah kematian Laenor dalam sebuah duel. Dari pernikahan ini, Rhaenyra memiliki dua anak perempuan lagi: Baela dan Rhaena.

Ambisi Alicent Hightower Menjadikan Putranya Raja

Sementara itu, Alicent Hightower berambisi untuk menjadikan putranya, Aegon, sebagai raja. Ia mendapat dukungan dari ayahnya, Otto Hightower, yang tidak menyukai Daemon Targaryen dan khawatir akan pengaruhnya terhadap Rhaenyra. Alicent juga mendapat dukungan dari anak-anaknya: Aemond, yang kehilangan mata kirinya karena digigit oleh naga Rhaenyra; Helaena, yang menikah dengan saudara kembarnya sendiri, Aegon; dan Daeron, yang masih bayi. Alicent juga memiliki sekutu-sekutu lainnya dari keluarga-keluarga besar di Westeros, seperti Lannister, Tyrell, Baratheon, Arryn, dan Martell.

Ketika Raja Viserys I Targaryen meninggal secara mendadak dalam tidurnya, Alicent segera mengambil alih kendali istana dan menyatakan bahwa Aegon adalah raja baru. Ia juga memerintahkan agar naga-naga milik Rhaenyra dikurung di Dragonpit agar tidak bisa digunakan untuk melawan mereka. Namun, berita kematian Viserys tidak sampai ke telinga Rhaenyra yang berada di Dragonstone bersama Daemon dan anak-anaknya. Ketika ia mengetahui bahwa Aegon telah dinobatkan sebagai raja tanpa persetujuannya, ia marah besar dan menyatakan dirinya sebagai ratu sah. Ia juga mendapat dukungan dari Corlys Velaryon dan istrinya, Rhaenys Targaryen, yang merupakan bibi dari Viserys. Corlys memiliki armada kapal terbesar di Westeros dan banyak pengaruh di Essos. Rhaenys juga memiliki naga bernama Meleys.

Baca Juga  Film The Power of Six: Pesona dan Keajaiban Misteri

Dengan demikian, perang saudara yang disebut sebagai Dance of the Dragons pun dimulai. Perang ini melibatkan pertempuran darat, laut, dan udara antara dua faksi Targaryen dan sekutu-sekutunya. Ini juga menimbulkan banyak korban jiwa, baik dari kalangan bangsawan maupun rakyat jelata. Perang ini juga menyebabkan banyak naga mati atau terluka parah, sehingga mengurangi populasi naga di Westeros secara drastis. Perang ini berlangsung selama tiga tahun, hingga akhirnya salah satu faksi berhasil mengalahkan faksi lainnya dan menguasai takhta besi.

Bagaimana Cara Nonton House of the Dragon?

Jika kamu tertarik untuk nonton House of the Dragon, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan. Berikut adalah beberapa pilihan yang bisa kamu pertimbangkan:

  • Nonton di HBO Max. HBO Max adalah layanan streaming resmi dari HBO yang menayangkan House of the Dragon secara eksklusif. Kamu bisa berlangganan HBO Max dengan harga $14,99 per bulan atau $149,99 per tahun. Dengan berlangganan HBO Max, kamu bisa menikmati semua episode House of the Dragon sekaligus konten-konten lainnya dari HBO, seperti Game of Thrones, The Sopranos, The Wire, dan lain-lain. Kamu juga bisa menonton House of the Dragon dengan kualitas gambar dan suara terbaik, tanpa gangguan iklan atau buffering.
  • Nonton di Sky Atlantic atau Now TV. Jika kamu berada di Inggris atau Irlandia, kamu bisa nonton House of the Dragon di saluran televisi Sky Atlantic atau layanan streaming Now TV. Sky Atlantic adalah saluran kabel yang menayangkan program-program dari HBO dan Showtime di wilayah tersebut. Now TV adalah layanan streaming yang dimiliki oleh Sky yang menawarkan paket-paket berlangganan sesuai dengan genre yang kamu sukai.
  • Nonton di layanan streaming lokal. Jika kamu berada di negara-negara lain selain Amerika Serikat dan Inggris/Irlandia, kamu bisa nonton House of the Dragon di layanan streaming lokal yang bekerja sama dengan HBO. Misalnya, jika kamu berada di Indonesia, kamu bisa nonton House of the Dragon di layanan streaming Vidio. Vidio adalah layanan streaming terbesar di Indonesia yang menawarkan berbagai macam konten lokal dan internasional.
Baca Juga  Nonton Drakor Island 2022 Sub Indo: Hiburan Menarik yang Menjadi Tren di Tahun Ini

Apa saja hal-hal lain yang perlu kamu ketahui tentang House of the Dragon?

Hal Yang Perlu Kamu Tahui Tentang House of the Dragon?

Selain hal-hal di atas, ada beberapa hal lain yang perlu kamu ketahui tentang House of the Dragon. Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang serial ini:

  • House of the Dragon adalah salah satu dari beberapa proyek spin-off dari Game of Thrones yang sedang dikembangkan oleh HBO. Proyek-proyek lainnya antara lain adalah 9 Voyages (tentang petualangan Lord Corlys Velaryon), 10,000 Ships (tentang perjalanan Nymeria dari Essos ke Dorne), Flea Bottom (tentang kehidupan di daerah miskin King’s Landing), The Tales of Dunk and Egg (tentang kisah Ser Duncan the Tall dan Aegon V Targaryen), dan sebuah film animasi yang belum diketahui judulnya.
  • House of the Dragon adalah serial pertama yang menggunakan teknologi StageCraft, yang merupakan sistem layar LED raksasa yang bisa menampilkan latar belakang digital secara realistis. Teknologi ini sebelumnya digunakan oleh serial The Mandalorian dari Disney+. Dengan teknologi ini, para kru dan pemeran bisa menghemat biaya dan waktu produksi, serta mengurangi dampak lingkungan dari penggunaan lokasi syuting nyata.
  • House of the Dragon adalah serial pertama yang menggunakan teknologi de-aging, yang merupakan teknik pengeditan wajah yang bisa membuat pemeran terlihat lebih muda atau tua sesuai dengan karakternya. Teknik ini sebelumnya digunakan oleh film-film seperti The Irishman, Captain Marvel, dan The Curious Case of Benjamin Button. Dengan teknik ini, para pemeran bisa memerankan karakter-karakter yang memiliki rentang usia yang luas, tanpa harus diganti oleh pemeran lain.

Begitu sinopsis dan pembahasan ringkas dari Film House Of The Dragon. Kami harap kamu menikmati House of the Dragon dan mendapatkan pengalaman nonton yang menyenangkan.